CELAH DAN PELUANG DOSA DI MASA KAMPANYE

CELAH DAN PELUANG DOSA DI MASA KAMPANYE

Kampanye Pilkada di beberapa tempat ada yang sudah dimulai, ada pula yang masih dalam persiapan. Para calon berikut Tim Sukses telah mulai menjalankan rencana dan strategi terbaiknya untuk mendulang suara.

Salah satu unsur terpenting dalam masa kampanye adalah mulut, bicara. Mulut mampu mengeluarkan kata-kata bijak penuh makna, tapi juga mampu mengeluarkan kata-kata kasar, kotor dan menyakiti pihak lain. Mulut kita menyimpan peluang terjadinya hal-hal yang merusak dan juga peluang berkata baik dan benar.

Ada istilah black campaign…kampanye hitam. Artinya mengungkapkan suatu informasi “hitam” yang berkaitan dengan salah satu calon tanpa didasari fakta yang benar atau bukti pendukung dengan maksud untuk menciptakan citra buruk terhadap calon tersebut. Contoh ekstrem tentang black campaign (ini hanya contoh, semoga tidak pernah terjadi pada para calon) misalnya: Calon A mengatakan bahwa calon B pernah terlibat persekongkolan jahat untuk makar terhadap Negara, atau calon B aktif dalam kegiatan terorisme. Calon A disebut melakukan black campaign jika ternyata informasi tersebut adalah kebohongan dan hanya rekayasa calon A.

Ada juga negative campaign, yaitu mengungkapkan hal-hal negatif tentang Calon. Dalam negative campaign, informasi yang diungkapkan adalah fakta, hanya saja fakta yang demikian yang justru ingin disembunyikan oleh calon tersebut. Jika hal negatif yang diungkapkan berkaitan dengan rencana program-program kerja sang Calon, tentunya hal ini dapat membantu bagi para pemilih untuk menentukan pilihan. Misalnya Calon A membeberkan sisi negatif program kerja calon B, yang jika dijalankan akan berakibat buruk terhadap masyarakat. Contoh, program yang akan dijalankan adalah melegalisasi pelacuran. Akan tetapi, jika informasi yang diungkapkan adalah tentang “pribadi” para calon, maka hal ini tidak dapat dibenarkan.

Dalam Islam dikenal istilah Ghibah. Ghibah berarti apabila seseorang menyebut sesuatu yang ada pada orang lain yang tidak disukai orang lain tersebut. Jika yang diungkapkan itu memang benar-benar ada pada diri orang yang dibicarakan, maka berarti telah menggunjing. Tetapi jika yang diungkapkan itu tidak benar, berarti telah menuduh dengan tuduhan dusta.

Menggunjing dan berdusta, dua-duanya dilarang. Jangankan dalam masa kampanye, diluar masa kampanye saja sangat sulit bagi kita untuk menahan mulut berkata-kata yang buruk. Dalam masa kampanye, peluang melakukan Ghibah sangat besar.
Oleh karena itu, selama masa kampanye para Tim Sukses dan para calon harus waspada, jangan sampai celah dan peluang dosa berupa Ghibah menyertai anda dalam berkampanye.

Semoga Allah selalu melindungi kita dan menjauhkan kita dari Ghibah, amin.

Wallahu a’lam bishshowab
Ismail Marzuki

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s