BERSYUKUR DAPAT MENCEGAH RASA IRI

BERSYUKUR DAPAT MENCEGAH RASA IRI

Sudah menjadi sunnatullah jika dalam kehidupan ini ada yang kaya, ada yang miskin. Ada yang tampan atau cantik, juga ada yang wajahnya biasa-biasa saja.

Seberat apapun derita yang dialami seseorang di dunia ini, akan lebih banyak nikmat yang ia terima dari Allah dibandingkan beban derita tersebut.

Jika kita mampu menghitung, pasti akanlebih banyak kenikmatan yang kita terima dibandingkan penderitaan yang kita alami, hanya saja kita lebih senang melupakan kenikmatan dari  Allah dan lebih suka menonjolkan derita kita.

Jika dihitung dengan rupiah, entah sudah berapa milyar rupiah harus kita keluarkan sejak kita bayi untuk membayar oksigen yang kita hirup di muka bumi ini. Kenyataannya, orang yang sehat dapat memperoleh oksigen secara gratis, bayangkan dengan saat kita di rawat di rumah sakit dan membutuhkan oksigen.

Mungkin saja pada saat yang sama ketika kita merasakan derita, orang lain sedang mendapatkan kegembiraan karena baru saja mendapatkan rejeki yang banyak. Disinilah dibutuhkan kedalaman hati kita untuk tetap mampu mensyukuri apapun yang Allah berikan kepada kita.

Dengan bersyukur, hati kita akan lapang dan tidak sempit, karena kita yakin pada kekuasaan Allah dalam mengatur nikmat yang diberikan kepada manusia. Dengan bersyukur kita juga mencegah rasa iri atas kenikmatan yang diterima orang lain. Bukan tidak mungkin kita akan curiga dan berprasangka buruk ketika tetangga kita baru saja membeli mobil baru.

Bersyukur bukan hanya atas kenikmatan yang kita terima, tetapi juga atas kenikmatan yang orang lain terima. Ketika tetangga kita membeli mobil baru misalnya, kita bersyukur bahwa hingga saat ini kita masih diberikan nikmat dari Allah dalam bentuk lain, kesehatan misalnya, dan bersyukur atas nikmat yang diperoleh tetangga tersebut  dan mendoakan tetangga kita semoga dengan mobil barunya dapat lebih mendekatkan tetangga kita kepada Allah.

Bersyukur tidak akan pernah membuat kita rugi.

Bersyukur dapat mencegah rasa iri.

Wallahu a’lam bishshowab

Ismail Marzuki

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s