PERANGKAP

Yang namanya perangkap seringkali mengelabui mata para korbannya. Seorang korban perangkap sering tidak menyadari bahwa dirinya telah masuk perangkap yang dapat menjerumuskan dirinya dalam kerusakan.

Mungkin pernah terjadi pada diri kita tatkala kita merasa setiap derap langkah dan sikap kita, kita arahkan semata-mata pada keinginan mendapatkan pujian orang lain. Kita sangat takut apabila perbuatan kita tidak mendapat “tempat” di hati orang lain atau kita takut orang akan mencela perbuatan kita. Perangkap yang demikian sangat berbahaya karena menjadi penyebab munculnya Riya’.

Ketika kita berbuat baik, terkadang kita melakukannya karena ingin mendapat pujian orang lain serta merasakan nikmatnya pujian itu. Bayangkan, suatu ketika nama kita disebut-sebut sebagai pembawa kebaikan, sebagai donatur terbesar, sebagai muzaki terkaya dan sebagainya. J

ika kita telah terperangkap dalam kenikmatan menerima pujian, berhati-hatilah karena terbuka kemungkinan perbuatan baik yang berikutnya dilakukan karena hendak meraih pujian orang lain.

Terkadang masyarakat di sekitar kita juga “menilai” sepak terjang kita. Kita khawatir jika masyarakat akan menganggap kita pelit, bakhil. Kita juga kadang takut dicela jika tidak melakukan perbuatan baik di masyarakat. Ini juga perangkap, karena jika perbuatan baik kita hanya dilakukan karena takut dicela, maka kita masuk dalam perangkap Riya’.

Jadi, ketika kita hendak melakukan kebaikan, lepaskanlah perangkap Riya’. Lepaskan diri kita dari keinginan untuk memperoleh pujian oang lain, lepaskan juga dari ketakutan mendapat celaan dari orang lain. Lakukanlah semata-mata karena Allah.

Wallahu a’lam bish showab

Ismail Marzuki

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s