Hati Yang Sakit

Saat tubuh kita mengalami kondisi yang berbeda dengan keadaan yang seharusnya, kita dengan mudah mendeteksi adanya suatu penyakit.

Ketika kita sakit, lidah rasanya pahit…rasa makanan yang menurut orang sehat manis tapi di lidah orang sakit terasa pahit atau asam. Kadang disertai pening, nafas tidak teratur, lambung perih tidak nafsu makan, dan keadaann lain yang membedakan kita dengan orang sehat.

Itu semua gambaran ketika yang mengalami sakit adalah fisik kita. Lalu, bagaimana jika hati yang sakit? Dapatkah kita mengetahui hati kita sedang sakit? Mengetahui kesehatan hati merupakan hal penting karena hati yang sakit dapat menghambat kita dalam melakukan kebaikan.

Ada dua hal yang membedakan hati yang sakit dengan hati yang sehat, yaitu Cara Pandang dan Iradah. Seseorang yang hatinya sakit memiliki cara pandang berbeda dengan yang hatinya sehat. Yang hatinya sakit tidak mampu membedakan antara kebenaran dengan kebatilan, yang baik dan yang jahat. Seseorang yang hatinya sakit memandang sama kebaikan dengan kejahatan karena hatinya sudah tidak mampu membedakan yang putih dan yang hitam. Seseorang yang hatinya sakit mempunyai iradah yang cenderung untuk melakukan kebatilan, dorongan hati yang sakit mengarahkan kepada perbuatan yang salah, sedangkan perbuatan yang baik dijauhkan.

Kita diagnosa diri kita masing-masing…adakah dua hal tersebut pada diri kita sekarang?
Wallahu’alam bish showab

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s